Jadi Cover sebuah koran harian "Peluang Wirausaha " ni :) . Kali ini gantian cowok yang tampil buat memasarkan produk tas..Kalau kalian semua kelewatan untuk membeli atau membaca nya, jangan kawatir karna saya akan memberikan kemudahan untuk mendapatkan artikelnya disini.
Banyak orang yang mengatakan menjalankan usaha tidak bisa dilakukan sambil menuntut ilmu. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk Akhyar Rosidi. Walaupun di sela-sela kegiatan menuntut ilmu, dengan tekad yang kuat membuat pria yang akrab disapa Akhyar ini sukses menjalankan usahanya. Dengan omset sekitar Rp 300 juta per bulan, kini pria 25 tahun ini telah sukses menjadi seseorang pengusaha muda di bidang pembuatan tas model Korea. Bagaimana Kisah Suksesnya?
Perjalanan usaha Akhyar Rosidi
dimulai sejak 2005 yang lalu, yang pada saat itu ia masih kuliah tingkat
pertama di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ketika itu Akhyar merasa terpanggil
untuk menjalankan usaha mutiara karena memang ia melihat prospek usaha hasil
budidaya laut tersebut masih sangat menjanjikan. Akhyar mengeluarkan modal awal
sebesar Rp 4 juta yang digunakan untuk mendatangkan mutiara dari seorang
kenalannya yang tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat. “ Untuk memulai usaha
tersebut saya menggunakan uang hasil tabungan saya.”jelasnya. Mutiara Lombok dipilih Akhyar karena memang Lombok
merupakan penghasil mutiara terbaik di Indonesia.
Pada tahun pertama usaha
mutiaranya, Akhyar mendapat respons yang sangat bagus dari konsumen yang
rata-rata adalah kalangan wanita yang memang menyukai mutiara sebagai
perhiasannya. “Awalnya saya hanya menawarkan kepada kenalan dan saudara namun
ternyata hasilnya sangat bagus”, ungkap pria kelahiran 1987 ini.
Melihat prospek usaha mutiara
yang semakin menjanjikan, bapak satu putri ini tertarik untuk lebih serius
dengan usaha mutiaranya. Untuk itu Akhyar pun mencari lokasi khusus untuk
usahanya, namun sebelumnya ia melakukan riset untuk mengetahui tempat mana yang cocok untuk usaha mutiara.
Akhyar pun menjatuhkan pilihan di pusat berbelanjaan Botani Square Bogor, Jawa
Barat.
Tas Model Korea
Sambil menjalankan usaha mutiara,
tepatnya pada pertengahan tahun 2006, Akhyar melihat peluang usaha yang bagus
usaha fesyen. Seiring dengan masuknya lagu dan film korea di tanah air, membuat
banyak anak muda terutama para remaja putri yang menggandrungi para bintang
Korea tersebut. Seperti dikatakan Akhyar , dengan booming –nya artis Korea di
tanah air membuat hal-hal yang berbau Korea seperti baju, tas dan lain-lain
laris di pasaran. Maka Akhyar pun memutuskan untuk menjalankan usaha fesyen tas
wanita dengan model Korea.
Untuk mendapatkan tas korea,
Akhyar pun mendatangkan tas Akhyar pun mendatangkan tas model korea dari Kota
Kembang Bandung,Jawa Barat. Dipilihnya Kota Bandung sebagai pemasok produk
tasnya karena memang di Kota Fesyen tersebut banyak pembuatan tas Korea.” Saya
memulainya sedikit demi sedikit, dan tas tersebut saya pajang di took saya
bersama dengan produk mutiara,”jelasnya.
Ketika itu, usaha tas model Korea
dan usaha mutiaranya terus berjalan secara bersamaan. Namun karena ia juga
sedang sibuk dengan kuliah maka Akhyar membagi tugas dengan istrinya Vidia
Chairunnisa. “ Bila saya ada kuliah istri saya yang menjaga, begitu pula
sebaliknya bila istri saya ada kuliah saya yang menjaga stan,”tutur Akhyar.
Bangkit Dari Kegagalan
Pasang surut suatu usaha pasti dialami setiap pengusaha, demikian juga dialami oleh AKhyar. Ia mengaku di tengah perjalanan usahanya ia sempat mengalami biaya pengeluran yang membengkak karena pemasukan tidak sebanding dengan pengeluaran. selain itu pasokan tas yang sering terlambat menambah permasalahan. "Karena pengeluaran yang besar, akhirnya saya menutup Toko saya yang ada di Bitani Square, dan memualainya lagi dari bawah," Ungakap Akhyar menginat masa sulitnya.
kegagalan tersebut tidak membuat Akhyar lekas menyerah, dengan dukungan dari keluarga membuat dirinya kembali bangkit menjalankan usaha. dengan sedikit pengetahuan tentang tas Korea, Akhyar memutuskan untuk memproduksi sendiri tas yang akan dijualnya. dan untuk memasarkan tas produksinya tersebut Akhyar memutuskan untuk menggunakan media Online dengan membuat sebuat website yang khusus memasarkan produk tasnya. Dengan semakin berkembangnya usaha yang dijalankan maka pada akhir tahun 2008 Akhyar merekrut beberapa karyawan yang sudah berpengalaman untuk membuat tas. untuk memualai kembali usaha tas dengan memproduksi sendiri ia mengikuti program Mahasiswa Wirausaha Mandiri yang diadakan di kampusnya dengan tujuan untuk mendapatkan pinjaman modal sekitar Rp 24 juta. Dengan pinjaman yang didapatkannya tersebut memberikan angin segar untuk usaha tasnya.
Produksi Tas Model Korea
Diakui Akhyar, tas yang dibuatknya terdiri atas 15 warna seperti hitam, putih, merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu, pink, coklat, mocca, kuning tua, hijau, army, hijau muda, abu-abu, dan merah tosca. Sedangkan modelnya, Akhayr menyediakan beberapa varian tas mulai dari model Tas Canna harga Rp 139 ribu, Tas Azalea harga Rp 175 ribu, Rosemarry Rp 169 ribu, Camellia harga Rp 179 ribu, Camellia II harga Rp 175 ribu, Iris dengan harga Rp 139 ribu dan masih banyak lagi. Semua produk tas yang dibuatnya merunjuk pada model Korea yang memang masih banyak diminati pasar di Indonesia.
Untuk membuat tas ini, bahan baku yang digunakan Akhyar adalah bahan kulit biasa digunakan untuk jok motor atau mobil. Dipilihnya bahan kulit ini karena memang bahan kulit ini memiliki daya tahan yang kuat. Biasanya untuk mendapatkan bahan baku tersebut Akhyar membelinya di daerah Cihideung sebelah kampus IPB. Sedangkan untuk aksesorisnya Akhyar membeli di Harco Mangga Dua, Jakarta Utara." Menurut saya untuk aksesoris tas paling lengkap itu di Harco, sedangkan untuk bahan kulitnya di Cihideung Bogor, " tutur Akhyar.
Pemasaran
Sejak awal menjalankan usahanya, Akhayr mempromosikan tas Korea yang dibuatknya melalui Media Online di internet. Tidak hanya itu, berbagai pameran juga kerap diikutinya seperti pameran Wirasuaha Mandiri di JCC, Sebelumnya pameran Jiwaku di Balai Kartini, dan pameran pasar Indoensia Mandiri yang kerap diadakan pada saat bulan puasa.
Dengan gencar menjalankan promosi dan pemasaran seperti itu, membuat pasar produk tas yang dibuat Akhyar semakin dikenal luas. Seperti dikatakan Akhyat saat itu produk tas buatannya sudah sampai ke berbagai daerah diseluruh Indoensia seperti Jayapura, Sulawesi, Makasar, Kendari, Bali, Kalimantan Timur, Aceh, Pelambang, Semarang, dan Surabaya.
Selain di dalam negeri tas buatan Akhyar juga telah diminati oleh pasar luar negeri seperti oleh pasar luar negeri seperti Australia, Malaysia, dan Brunai. Setiap bulan Akhyar mampu menjual sekitar 2000 tas dengan omset yang diterima mencapai Rp 300 juta.kegagalan tersebut tidak membuat Akhyar lekas menyerah, dengan dukungan dari keluarga membuat dirinya kembali bangkit menjalankan usaha. dengan sedikit pengetahuan tentang tas Korea, Akhyar memutuskan untuk memproduksi sendiri tas yang akan dijualnya. dan untuk memasarkan tas produksinya tersebut Akhyar memutuskan untuk menggunakan media Online dengan membuat sebuat website yang khusus memasarkan produk tasnya. Dengan semakin berkembangnya usaha yang dijalankan maka pada akhir tahun 2008 Akhyar merekrut beberapa karyawan yang sudah berpengalaman untuk membuat tas. untuk memualai kembali usaha tas dengan memproduksi sendiri ia mengikuti program Mahasiswa Wirausaha Mandiri yang diadakan di kampusnya dengan tujuan untuk mendapatkan pinjaman modal sekitar Rp 24 juta. Dengan pinjaman yang didapatkannya tersebut memberikan angin segar untuk usaha tasnya.
Produksi Tas Model Korea
Diakui Akhyar, tas yang dibuatknya terdiri atas 15 warna seperti hitam, putih, merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu, pink, coklat, mocca, kuning tua, hijau, army, hijau muda, abu-abu, dan merah tosca. Sedangkan modelnya, Akhayr menyediakan beberapa varian tas mulai dari model Tas Canna harga Rp 139 ribu, Tas Azalea harga Rp 175 ribu, Rosemarry Rp 169 ribu, Camellia harga Rp 179 ribu, Camellia II harga Rp 175 ribu, Iris dengan harga Rp 139 ribu dan masih banyak lagi. Semua produk tas yang dibuatnya merunjuk pada model Korea yang memang masih banyak diminati pasar di Indonesia.
Untuk membuat tas ini, bahan baku yang digunakan Akhyar adalah bahan kulit biasa digunakan untuk jok motor atau mobil. Dipilihnya bahan kulit ini karena memang bahan kulit ini memiliki daya tahan yang kuat. Biasanya untuk mendapatkan bahan baku tersebut Akhyar membelinya di daerah Cihideung sebelah kampus IPB. Sedangkan untuk aksesorisnya Akhyar membeli di Harco Mangga Dua, Jakarta Utara." Menurut saya untuk aksesoris tas paling lengkap itu di Harco, sedangkan untuk bahan kulitnya di Cihideung Bogor, " tutur Akhyar.
Pemasaran
Sejak awal menjalankan usahanya, Akhayr mempromosikan tas Korea yang dibuatknya melalui Media Online di internet. Tidak hanya itu, berbagai pameran juga kerap diikutinya seperti pameran Wirasuaha Mandiri di JCC, Sebelumnya pameran Jiwaku di Balai Kartini, dan pameran pasar Indoensia Mandiri yang kerap diadakan pada saat bulan puasa.
Dengan gencar menjalankan promosi dan pemasaran seperti itu, membuat pasar produk tas yang dibuat Akhyar semakin dikenal luas. Seperti dikatakan Akhyat saat itu produk tas buatannya sudah sampai ke berbagai daerah diseluruh Indoensia seperti Jayapura, Sulawesi, Makasar, Kendari, Bali, Kalimantan Timur, Aceh, Pelambang, Semarang, dan Surabaya.
Kesusksesannya dalam menjalankan usaha tas tidak membuat Akhyar berbesar hati. Pemuda kelahiran Selong, Lombok Timur ini selalu menyisihkan keuntungan yang diperolehnya untuk disumbangkan ke panti asuhan di dekat kediamannya. Hal tersebut dilakukan karena menurut Akhyar menjalankan usaha sambil berbagi kepada sesama yang membutuhkan adalah suatu kenikmatan batin yang luar biasa.
Akhyar memberikan tips dan saran suskes kepada pembaca setia Peluang Wirausaha agar selalu berani dalam menjalankan suatu usaha, jangan pernah takut dalam mengahdapi suatu masalah dan memberikan servis yang terbaik kepada pelanggan agar mereka nyaman.
Tips Sukses Akhyar
1. Jangan pernah takut untuk memula usaha
2. Memberikan servis terbaik bagi costomer
3. Jangan menyerah dalam menghdapi masalah
Biodata Akhyar
Nama Lengkap : Muhammad Akhyar Rosidi
Tempat/tanggal lahir : Selong, 24-02-1987
Anak : 1
Alamat Usaha : Dermaga Cantik Resident Blok D - 09 Dramaga Bogor 16680
Telepon : 0251 - 7555297 / 08573952118
Email : support@gembool.com
Website : ww. gembool.com / www. shop.gembool.com
Facebook : Tas Lutchuw
Twitter : @taslutchuw
Suara Harian "Peluang Wirausaha " edisi 09 Th VI 11 (24 Mei 2012)

ini kisah nyata saya . . . .
BalasHapusperkenalkan nama saya wanda hamidah, saya berasal dari kota Bandung saya bekerja sebagai seorang karyawan di salah satu perusaan Yogyakarta.dimana saya sudah hampir kurang lebih tiga tahun lamanya saya bekerja di perusaan itu.
Keinginan saya dan impian saya yang paling tinggi adalah ingin mempunyai usaha atau toko sendiri,namun jika hanya mengandalkan gaji yah mungkin butuh waktu yang sangat lama dimana belum biaya kontrakan dan utan yang menumpuk justru akan semakin sulit dan semakin lama impian itu tidak akan terwujud
saya coba" buka internet dan saya lihat postingan orang yg sukses di bantu oleh seorang kyai dari sana saya coba menghubungi beliau, awalnya saya sms terus saya di suruh telpon balik disitulah awal kesuksesan saya.jika anda ingin mendapat jalan yang mudah untuk SOLUSI MUDAH, CEPAT LUNASI UTANG ANDA, DAN MASALAH EKONOMI YG LAIN, TANPA PERLU RITUAL, PUASA DLL. lewat sebuah bantuan penarikan dana ghoib oleh seorang kyai pimpinan pondok pesantren shohibul Qur’an. dan akhirnya saya pun mencoba menghubungi beliyau dengan maksut yang sama untuk impian saya dan membayar hutang hutang saya.puji syukur kepada tuhan yang maha esa melalui bantuan beliau.kini sy buka usaha distro di bandung.
Sekali lagi Saya mau mengucapkan banyak terimah kasih kepada K.h. Muh. Rasheedl atas bantuannya untuk mencapai impian saya sekarang ini. Untuk penjelsan lebis jelasnya silahkan >>>>>>>>KLIK SOLUSI TEPAT DISINI<<<<<<<<<
Anda tak perlu ragu atau tertipu dan dikejar hutang lagi, Kini saya berbagi pengalaman sudah saya rasakan dan buktikan. Semoga bermanfaat. Amin..